Artistika Rupa Paraga: Setanggi Penghayatan-Pengalaman

Authors

Wayan Kun Adnyana, Institut Seni Indonesia Bali; I Gusti Sudarta, Institut Seni Indonesia Bali; I Wayan Sujana, Institut Seni Indonesia Bali; I Nyoman Laba, Institut Seni Indonesia Bali; I Made Sidia, Institut Seni Indonesia Bali; Ni Kadek Arshiniwati, Institut Seni Indonesia Bali; Ni Wayan Ardini, Institut Seni Indonesia Bali; Ida Ayu Gede Artayani, Institut Seni Indonesia Bali; Tjok Istri Ratna C.S., Institut Seni Indonesia Bali; Ni Nyoman Dewi Pebriani, Institut Seni Indonesia Bali; Gede Bayu Segara Putra, Institut Seni Indonesia Bali; Ni Wayan Idayati, Institut Seni Indonesia Bali; I Kadek Widnyana, Institut Seni Indonesia Bali; I Wayan Suardana, Institut Seni Indonesia Bali; I Nyoman Suardina, Institut Seni Indonesia Bali; I Ketut Muka, Institut Seni Indonesia Bali; Anak Agung Gede Bagus Udayana, Institut Seni Indonesia Bali; I Made Jodog, Institut Seni Indonesia Bali; I Komang Sudirga, Institut Seni Indonesia Bali; Anak Agung Rai Remawa, Institut Seni Indonesia Bali; Gede Yudarta, Institut Seni Indonesia Bali; I Ketut Garwa, Institut Seni Indonesia Bali; I Ketut Suteja, Institut Seni Indonesia Bali; I Gede Mawan, Institut Seni Indonesia Bali; Pande Made Artadi, Institut Seni Indonesia Bali; I Made Bayu Pramana, Institut Seni Indonesia Bali; Rara Anyar Tiansari, Institut Seni Indonesia Bali

Keywords:

artistika, seni, Idiosinkratik, Transformasi, Kolaborasi Inter-Medium

Synopsis

Buku bunga rampai bertajuk Artistika Rupa Paraga: Setanggi Penghayatan-Pengalaman merupakan manifestasi strategis dari transformasi kelembagaan Institut Seni Indonesia (ISI) Bali dalam membangun wacana, proposisi, serta teori baru mengenai artistika sebagai fondasi epistemik lembaga. Karya akademik ini menghimpun rekam jejak kreatif dua puluh tiga dosen yang bertindak sekaligus sebagai seniman serta desainer guna memproposisikan artistika sebagai disiplin ilmu yang bersandingan dengan estetika melalui bangunan ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang jelas. Narasi buku terstruktur ke dalam tiga kecenderungan utama. Pertama, fondasi teknik menitikberatkan pada temuan metode ungkap seperti algoritma motif tenun, pemanfaatan limbah terakota, formulasi cahaya fotografi, serta medium memfosil. Kedua, fondasi elemen rupa-paraga mengeksplorasi subjek rupa, identitas lokal desain komunikasi visual, interior arsitektural, hingga tata paraga seni pertunjukan. Ketiga, formulasi teknik-elemen rupa-paraga menautkan variabel teknik dengan elemen rupa seperti gaya resiprokal seni lukis, interkreasi seni rupa lingkungan, dan musikalitas multibudaya. Secara menyeluruh, buku ini menegaskan artistika sebagai kredo ilmu yang berakar pada penghayatan pengalaman total atas praktik cipta yang melampaui sekadar penalaran silogisme demi mencapai keutuhan ekologi penciptaan seni inter-medium yang relevan secara global.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Forthcoming

2025 December 22

How to Cite

Artistika Rupa Paraga: Setanggi Penghayatan-Pengalaman. (2025). Pusat Penerbitan LPPM Institut Seni Indonesia Bali. https://omp.isi-dps.ac.id/index.php/NKMEP/catalog/book/71